Newsflash
|
Sangat senang sekali Wineindonesia.com bisa liputan bisa masuk ke Kontan Mingguan Minggu 1 , Juni 2008. Terima kasih sebanyak banyaknya kepada redaktur di Kontan. Liputan lengkap bisa di baca di Kontan Mingguan. |
| Penyajian Wine Terbaik |
|
|
|
|
Menyajikan wine tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena cara penyajian bisa sangat mempengaruhi kenikmatan minum wine itu sendiri. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kita menyajikan wine seperti: buka wine secara berhati-hati, terutama pada wine-wine yang sudah tua/matang.
Dan juga suhu penyajian yang tepat juga sangat mempengaruhi kenikmatan meminum wine. Berikut ini adalah beberapa tips suhu penyajian yang tepat : - 15 sampai dengan 20 Celcius untuk full bodied red wine. - 12 sampai dengan 14 Celcius untuk light bodied red wine. - 08 sampai dengan 12 Celcius untuk dry white wine dan rose wine - 06 sampai dengan 08 Celcius untuk sweet wine, sparkling wine atau dessert wine. Tidak semua wine perlu disimpan, malah lebih dari 80 % wine yang ada dipasaran sekarang, sebaiknya diminum saat masih muda paling lama 3 sampai 5 tahun setelah tahun panen. Namun ada juga wine yang perlu disimpan lebih lama agar mampu mengeluarkan semua pesonanya. Setelah disimpan dengan benar, wine seperti ini akan sangat elegan dan kompleks serta memiliki karakter bouquet yang bisa menyejutkan anada. Namun wine yang disimpan terlalu lama justru akan kehilangan freshness dan terasa flat. Menyimpan wine yang benar, membutuhkan beberapa kondisi temperatur yang konstan sekitar 12-15 Celcius dan kelembaban sekitar 70 % kita bisa mempergunakan kulkas dirumah sebagai alternatif lain. Dalam penyimpanan wine posisi wine harus dalam keadaan tidur dan gelap, agar cork botol wine tersebut selalu basah dan tidak kering. Hindarilah bau-bauan tidak menyenangkan karena cork juga dapat menyerap bau-bauan seperti ini, dan cahaya langsung terutama yang mengandung banyak sinar ultraviolet akan cepat dapat merusak wine anda. |
| < Prev | Next > |
|---|


