,
Home arrow Artikel Wine arrow Latest arrow Kelembaban Penyimpanan wine

Newsflash

Sangat senang sekali Wineindonesia.com bisa liputan bisa masuk ke Kontan Mingguan Minggu 1 , Juni 2008. Terima kasih sebanyak banyaknya kepada redaktur di Kontan. Liputan lengkap bisa di baca di Kontan Mingguan.

 
Kelembaban Penyimpanan wine PDF Print E-mail

Faktor yang harus diperhatikan dalam daerah penyimpanan adalah kelembaban. Kelembaban yang baik adalah sekitar 80%. Naik turunnya kelembaban tidak seburuk seperti temperatur Wine. Alasan utama memperhatikan kelembaban karena tingginya kelembaban akan melukai label yang mana akan mengurangi nilai jualnya. Rendahnya kelembaban akan mengeringkan gabus / penyumbat, tetapi apabila botol Wine tersebut disimpan dengan posisi yang benar akan menjaga gabus / penyumbat tersebut tetap basah. 

 

Setiap Wine memiliki perbedaan dalam hal lamanya proses penuaan untuk menghasilkan rasa yang terbaik. Ini tergantung pada jenis Wine, wilayah / daerah dimana Wine tersebut dibuat, teknik dan cara – cara yang digunakan dalam proses pembuatan dan tahun anggur tersebut dipanen. Sebagai pedoman, White wine biasanya tidak dapat bertahan lama, tetapi Red Wine dapat bertahan lama 5 – 10 tahun.

 
< Prev   Next >