1.      Menikmati Wine dengan mata
Dari semua proses menikmati Wine, mungkin inilah yang paling gak seru. Meskipun bisa menjadi penting juga untuk melihat kondisi sebuah Wine.
Untuk White Wine lihatlah Wine dari atas dan perhatikan kejernihannya. White Wine yang jernih merupakan sinyal positif akan kondisinya. Dan White Wine yang keruh adalah salah satu tanda bahwa ada yang tidak beres dengan Winenya. Warna Wine tidak berhubungan dengan kualitas dan rasa satu Wine. Namun justru lebih banyak memberikan petunjuk umur wine tersebut. Warna white wine yang akan berubah jadi lebih tua atau gelap, seiring dengan bertambahnya umur wine. Sedangkan red wine, justru sebaliknya. Warna merah yang jadi lebih terang, itu menandakan wine tersebut sudah mencapai fase matang atau umurnya sudah cukup tua.

2.     Menikmati wine dengan indera penciuman
Isi gelas anda dengan wine hingga mencapai 1/3 ketinggian gelas. Jangan ragu untuk memasukkan hidung anda ke dalam gelas, dan coba nikmati sensasi yang ada dengan mengendusnya. Perhatikanlah sensasi pertama yang anda rasakan dan cobalah nikmati aroma dan bouquet yang ada. Setelah itu cobalah mengoyang gelas anda dengan memutar tangkainya (swirling). Hal ini dapat membantu membuka aroma bouquet didalam gelas anda.

3.      Menikmati wine dengan lidah anda
Menikmati atau mencicip berbeda dengan sekedar minum. Proses testing wine adalah sebuah aktivitas yang sangat menyenangkan. Karena kita dengan sadar mencoba menikmati seluruh sensasi yang bisa membawa kita pada pengalaman meminum wine yang luar biasa. Rahasia menemukan berbagai macam rasa dalam wine, adalah dengan membiarkan seluruh bagian lidah kita mencecap wine tersebut agar semua sensasinya dapa kita rasakan secara utuh.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google